Set Primary menu by going to Appearance > Menus

catatan perjalanan satu bulan keliling indonesia(19 jam 333km perjalanan malang menuju yogyakarta)

image

malam itu kami berlima sedang asik berkumpul di warkop Setunggal seperti biasanya.ada mas della bersama vany adiknya,chiko,andihamz,mas dodo,risky abah dan saya yang sedang ada di warkop malam itu.obrolan sana sini seperti biasanya kita bahas sambil tertawa menikmati kopijo khas yang di datangkan kota tulungagung.pada mulanya saya yang berniat mengunjungi mas angga yang tinggal di Yogyakarta,karena saya sudah berjanji bahwa akan menyempatkan diri untuk pergi kesana.lalu tiba-tiba andihamz berkata bahwa mempunyau tujuan yang sama karena dia mempunyai urusan pribadi.setelah membahas kapan waktu berangkat yang tepat,andihamz berkata “lebih cepat lebih baik,gimana kalo berangkat malam ini?” lalu saya menjawab terserah saja saya,sayakan hanya menumpang jadi mengikuti saja,lalu tanpa pikir panjang kami memutuskan berangkat malam itu juga.saya dan andihamz kembali masing masing mengambil barang yang akan kita bawa.setelah 15 menit kami menyiapkan barang,kami sudah berkumpul kembali di warkop untuk berpamitan kepada teman teman malang untuk berangkat menuju Yogyakarta.merekapun sedikit terkejut tentang keputusan kami untuk berangkat pada malam hari,dikarenakan jalan yang akan kami lalui itu masih banyak hutan dikanan kiri yang jarang rumah penduduk.tapi setelah kami berdiskusi kembali kami tetap akan berangkat pada malam itu juga,kami meminta doa kepada teman teman untuk bisa selamat sampai pada tujuan.tepat jam 1 malam kami mulai meninggalkan malang,kami sempat singgah di pom bensin untuk mengisi bahan bakar untuk bisa menempuh perjalanan.jalan yang mulai sepi dari kerlap kerlip lampu kendaraan,hanya beberapa truk truk yang melintas menemani kami.dingin yang mulai menyapa badan kami membuat suasana semakin lengkap menghiasi gelapnya jalan yang akan kita lintasi dengan pekatnya kabut malam.sayapun sempat terbius dengan suasana lalu rasa kantuk melanda,pelan pelan mata mulai menutup seiring motor yg dikendarai andihamz melaju menghajar jalanan.saat adzan shubuh barulah saya terbangun,saya masih belum tersadar betul dan masih melihat sekeliling hanya ada biasan langit yang mulai terang dari sisi kanan saya.lalu saya bertanya kepada andihamz sudah sampai mana kah kita? lalu dia menjawab”kita mampir dulu di Tulungagung kita nikmaktin sunrise dibukit gimana?”terserah aja orang masih pagi.saya mengiyakan ajakan andihamz.setelah masuk jauh keperkampungan dan bertanya kebeberapa penduduk yang sedang melintas.setelah mengikuti petunjuk dari warga kami akhirnya tiba dipintu masuk.tak ada satupun orang pagi itu,saya melihat sekeliling hanya ada pos penjagaan yang kosong sedang tergembok erat.menandakan tempat ini bukan tempat yang sering dikunjungi.setelah berkeliling barulah saya menemukan tugu sekaligus nama dari tempat ini.tempat ini bernama Goa Pasir yang telah disahkan pada tahun 1989 oleh bupati Tulungagung Drs.H.Jaefoedin Said.

image

setelah memarkir kendaraan kami bergegas menaiki bukit yang kondisinya sedang gersang.terasa berat dan gemetar seluruh tubuh,akibat badan kaget karena tidak pemanasan dan semua barang bawaan kita bawa naik keatas.langkah demi langkah pelan tapi pasti kami mulai melewati ilalang yang sudah mengering.tampak disekitar arca arca peninggalan pra sejarah menghiasi sepanjang jalan naik.ada juga batu yang mempunyai lubang berbentuk persegi,konon setelah saya baca keterangan dahulu kala lubang persegi itu adalah tempat untuk bermeditasi bagi para bangsawaan maupun rakyat jelata.seletah kurang lebih 20 menit kita menaiki bukit itu,mulai nampak pemandangan dikejauhan.bukit yang berwarna kuning kejinggaan mengobati rasa penat tubuh kami.sayapun segera menurunkan barang bawaan saya sedari tadi membebani bahu saya yang lumayan berat.semua rasa capek langsung hilang seketika setelah mendapat pemandangan seperti ini

image

image

andihamz berkata.sambil mengeluarkan senyum kepuasan ia bergegas meloncati batu batu kecil yang tak bersusun di sekitar puncak bukit ini. saya tak mau kalah,saya segera berlari menyusul andihamz untuk sampai di puncak bukit goa pasir.saya masih tidak percaya di tulungagung terdapat tempat yang begitu indah seperti bukan berada di daerah jawa.setelah sampai puncak saya segera mengambil posisi duduk untuk beristirahat.

image

image

image

image

meminum air sisa dari malang yang saya bagi bersama andihamz.setelah merasa cukup beristirahat saya mulai memandang langit ke emasaan yang sudah dibetuk oleh matahari pada pagi hari yang begitu indah.lalu segerombolan embun embun pagi yang selau menghiasi permukaandengan tersipu malu ia menampakan diri.ingin rasanya saya bisa memeluk embun  putih bersih yang sedang melintas di depan mata saya.tak jemu jemu kami memandang
kamipun mencoba mengabadikan beberapa momen diatas puncak bukit ini.

image

image

bergaya dengan pose seenaknya dengan sedikit menahan kantuk yang mulai melanda kembali akibat terlalu capek badan kami melakukan perjalanan.sampai sampai matahari tak terasa sudah bergerak cepat keatas,kami memutuskan untuk turun dan melanjutkan perjalanan kembali.sesampainya dibawah saya menemukan beberapa batu yang mempunyai bentuk yang sedikit unik,lalu saya menghampirinya dan melihat secara dekat seperti apakah bentuk batu itu batu yang bersusun menghadap ke salah satu makam yang terdapat sebuah bangunan kecil itu seperti bentuk penjaga penjaga di masa kerajaan.adapun batu yang mempunyai gambar yang tulis di bagian permukaanya
seperti para putri yang berjalan bersama pengawalnya menuju ke suatu tempat.

image

image

saya tak berlama lama disana,lalu saya menghampiri andihamz yang sedang beristirahat di dekat motor.kami bergegas meninggalkan kawasan goa pasir lalu melanjutkan kembali perjalanan menuju yogyakarta.kami keluar dari tulungagung sekitar jam 8 pagi menuju kota trenggalek,kota berikutnya yang akan saya lewati.setelah kurang lebih hampir satu setengah jam kita berkendara kami mencari warung kopi untuj beristirahat sejenak meluruskan kaki dan pinggang sambil mengisi perut yang belum di isi.setelah makan andihamz meminta saya untuk tidur sebentar karena dia sudah terlalu lelah.jadi kami memutuskan untuk beristirahat cukup lama di warung kopi.tak terasa waktu menunjukan 12 siang,saya membangunkan andihamz untuk melanjutkan perjalanan.ditengah panas yang terik melintasi daerah yang gersang membuat saya cukup menahan rasa terik ini,walau kana dan kiri adalah bukit yang ditumbuhi pepohonan tetapi itu tak membuat kami merasakan sejuk sama sekali.sering kali kami memacu kendaraan begitu kencang melebihi kecepatan standar untuk menghilangkan rasa panas yang luar biasa.semakin lama kita meliuk liuk mengikuti jalan yang berkelok sampai juga kami di kota Ponorogo,tujuan kami berhenti disalah satu minimarket yang tak jauh dari pintu masuk kota untuk beristirahat.membeli sebotol air mineral yang dingin untuk menghilangkan rasa dahaga yang begitu menyerang hebat tenggorokan,kami menyempatkan mengisi daya smartphone kami untuk tetap terjaga memantau rute jalan kami menggunakan maps yang ada.kurang lebih setengah jam kami rasa sudah cukup untuk memulihkan tenaga,kami melanjutkan kembali perjalanan kira kira jam 1 siang.kami menyusuri pinggiran kota ponorogo yang baru pertama kali saya lihat langsung.jalanan luamayan sepi membuat kami leluasa memacu kendaraan kami dengan kencang,tak terasa hampir 2 jam setelah kami berkendara melintasi perbatasan provinsi antara jawa timur dan jawa tengah tibalah kami di kota wonogiri.lagi lagi kami berhenti di salah satu minimarket untuk beristirahat,maklumlah kami sering istirahat karena kami kurang waktu untuk tidur dan ditambah barang bawaan kami yang lumayan banyak dan berat cukup mengganggu karena kita menggunakam motor trail yang mempunyai tempat duduk dan posisi yang minim membuat kami susah menemukan posisi yang ideal untuk duduk dan meyimpan barang bawaan kami.30 menit berlalu kami melanjut kan perjalanan menuju klaten untuk bisa mempersingkat waktu.hari sudah berubah sedikit  teduh,waktu menunjukan jam 4 sore.warna langit berubah kekuningan,kulit tak merasakan lagi sengatan matahari.hanya belaian hangat yang kami rasakan dikanan dan kiri pemandangan yang lapang,hanya hamparan sawah yang mulai menguning kami temui sepanjang jalan menuju kota klaten.lagi lagi kami berhenti untuk beristirahat karena rasa lelah sungguh sungguh menyerang seleruh badan kami.kami tak kuasa untuk melawan dan pada akhirnya kami mengalah beristitahat di tepi jalan yang tepat di daerah persawahan

image

sambil beristirahat di bawah pohon yang rindang dan tiang rambu rambu jalan,kami mengisi kekosongan dengan mengambil beberapa foto kocak yang membuat kami tertawa terbahak bahak.kami begitu senang menikmati sore di pematang sawah sehingga tak terasa senja pun mulai terlihat cantik di langit.lumayan lama kami beristirahat sehingga kami lupa diri karena hari sudah menunjukan jam 6 sore.kami berjalan pelan tapi pasti menyisir kota klaten.adzan magrib telah berkumandang,lampu jalanan mulai menyala samar di langit yang mulai meredup.lampu lampu rumah,gedung bertingkat dan toko toko yang berada dipinggir jalan tak mau kalah menyala serentak menghiasi senja kala itu.kami memilih beristirahat kembali di minimarket di kawasan perbatasan kota.sembari menunggu ibadah sholat magrib usai.kami tak berlama lama beristirahat karena hari sudah mulai gelap dan kami sudah lelah dan ingin cepat sampai dan berisitirahat.andihamz menambah laju kendaraan agar kami lekas sampai di yogyakarta sebelum terlalu malam.ditengah jalan saya menghubungi mas risky untuk memberitahu bahwa kami sudah sampai dan bisa menumpang beristirahat untuk beberapa hari kedepan.kurang lebih 45 menit kami sudah sampai di alun alun selatan,saya sudah membuat janji dengan mas risky untuk bertemu di alun alun selatan.15 menit kami menunggu akhirnya mas risky datang,setelah mengobrol sedikit kami bergegas menuju rumah mas risky di daerah bantul tepat dibelakang salah satu universitas di kota yogyakarta.akhirnya tepat jam 8 malam perjalan kami telah usai,kami telah tiba di rumah mas risky.saya dan andihamz bergantian mandi dan membersihkan diri sebelum kami beristirahat panjang dirumah mas risky.setelah semua sudah bersih kami bertiga mulai mengobrol menceritakan perjalan panjang dan melelahkan ini.suatu pengalaman yang tak terlupakan melewati hari dari kota menuju kota lain selama kurang lebih 19 jam berkendara berdua.mulai dari menikmati dingin dan gelapnya malam sampai panas dan teriknya jalanann yang membuat kita serasa ingin terbakar menahan sengatan matahari.akhirnya bersama andihamz saya bisa menemukan satu perjalanan yang luar biasa dalam satu bulan perjalanan keliling indonesia

Posted from WordPress for Android

No Comments

Leave a Reply