Set Primary menu by going to Appearance > Menus

Awas Malam Bahaya Berjalan

image

Kali ini saya akan menceritakan beberapa kejadian tentang perjalanan saya pada malam hari.kenapa? Karena saya ingin membaginya mungkin bisa sedikit membantu atau memberi gambaran kondisi dan kurangnya keamanan bagi para backpacker dengan gaya menumpang atau hitchiking pada malam hari.walau saya belum pernah mengalami kejadian kejadian yang tidak mengenakan tetapi kondisi dan sensasi yang dialami begitu menegangkan membuat petualangan ini menarik sekaligus berisiko tinggi
Seperti beberapa kejadian yang saya alami dalam perjalanan
Yang pertama:perjalanan saya dari malang menuju yogyakarta menempuh waktu kurang lebih 12 jam dan kami berangkat jam 1 dini hari.bersama andihamz sahabat saya dimalang.dimulai dari menyusuri jalur lintas kota yang sepi dan gelap hanya ada beberapa truk truk bermuatan berat melintas dengan kencang dikawasan pintu masuk kota trenggalek.suasana mencekam karena jalan yang mempunyai tikungan tajam dan berkelak kelok serta tidak ada rambu rambu lalu lintas yang menandakan keadaan yang akan kami lewati.dijalur tersebut sering terjadi kecelakaan atau hal hal yang lain seperti tindak kriminal seperti begal dan jambret.jalur mencekam itu sangat jauh sekali dan harus kami lewati lumayan jauh sampai kami memasuki kota tulungagung.

image

terkadang saya maupun andihamz lalai dan tertidur pada saat berkendara karena posisi kami kurang istirahat dengan mata terjaga seharian lalu melakukan perjalanan panjang.tapi alhamdulillah kami sampai di tulungagung pagi hari dan tidak mengalami kejadian yang buruk atau tidak dinginkan untuk terjadi.seharusnya kami tidak memaksakan untuk berjalan malam hari dan berangkat pagi hari karena kondisi tubuh yang memerlukan istirahat yang cukup dan kondisi jalan yang sudah ramai oleh pengendara bermotor yang berlalu lalang.
Catatan: kami terlalu nekat dan terlalu bernafsu akan bisa tantangan perjalanan malam hari dengan jarak tempuh yang cukup jauh serta hanya mengandalkan gps di smartphone kami,seandainya kondisi low battery maka kami akan kesulitan untuk mengikuti jalan yang akan kami datangi.

Yang kedua: perjalanan dari yogyakarta bersama teman baru dia seorang wanita yang lucu sekaligus kocak bernama Ladypon salah satu teman yang dikenalkan mas angga waktu itu di salah satu cafe.malam itu saya diajak berkumpul bersama teman teman mas angga di kawasan perumahan elit yang dijaga security berbadan kekar yang siap bertanya setiap orang yang akan berkunjung kekawasan perumahan.tapi kami dilewatkan begitu saja karena mas angga sudah sering pergi main ke sana jadi sudah hafal dan kami melenggang menuju rumah dwilga.kami sampai di depan rumah lalu menuju pintu samping dan mengetuk pintu beberapa kali.tak lama pintu sudah terbuka,kami dipersilahkan masuk dan bergabung bersama mereka.suasana berkumpul yang ramai dengan canda candaan konyol dan beberapa tingkah laku mereka menjadi salam pembuka kepada kami sesaat kami mulai duduk bergabung dalam obrolan.saya hanya bisa diam memperhatikan mereka sambil memikirkan,apa yang saya lakukan disana?saya tidak bisa menyatu dalam obrolan hanya bisa terdiam dalam lamunan kosong dan tak tau apa yang harus dilakukan atau di ucapkan.tak terasa waktu sudah menunjukan 1 malam,dan ladypon berpamitan untuk pulang ke solo karena paginya ada mata kuliah yang tidak boleh ditinggalkan begitu saja.lalu mas risky berkata”pon teman saya boleh menumpang sampai stasiun?karena dia mau pergi ke kota semarang.ladypon memperbolehkan saya untuk menemaninya menuju kota solo malam itu.jalan yang lengang mobilpun melesat kencang di iringi musik EDM kesukaan ladypon.kurang lebih 1 jam kami sudah sampai disolo dan saya sempat diajak keliling melihat beberapa sudut kota solo yang sudah sangat sepi sekali berbeda dengan kota kota lain di selitarnya.setelah cukup mengajak saya berkeliling kota,kami menuju stasiun untuk berpisah.saya diberhentikan di depan pintu masuk dan mengucapkan terima kasih atas tumpanganya malam itu.lalu saya menuju minimarket 24 jam terdekat karena di stasiun tidak di perbolehkan  ada penumpang yang tidur dikawasan tersebut.lalu saya mulai menjaga mata agar jangan sampai tertidur karena mengejar kereta pagi hari.dilawasan minimarket yang sepi saya duduk sendiri awal mulanya namun tak beberapa lama saya ditemani kakak penjaga minimarket untuk mengobrol sampai menjelang pagi dan saya menuju stasiun.

image

Catatan: saya mendapat tumpangan dari yogyakarta menuju solo adalah keberuntungan,apabila saya memaksakan mencari tumpangan dijalan pada malam hari sangatlah rawan karena kondisi jalanan yang sepi dan sedikit tempat untuk beristirahat akan bisa membuat kita berbahaya.dan pada saat sampai di kota solo betul betul rawan karena daerah stasiun dekat tempat hiburan malam jadi banyak orang orang mabuk yang melintas dan biasanya tindak kriminal sering terjadi dan bisa mengancam keselamatan.jadi jika teman teman ingin menunggu kereta pagi hari saya sarankan jangan menunggu di stasiun.
Yang ketiga:perjalan dari lombok menuju bima.
Hari itu saya meninggalkan rumah singgah lombok dengan berat hati,rasa perpirpasahan  yang harus terulang kembali meninggalkan sahabat dan keluarga baru adalah hal paling berat untuk di lakukan tetapi perjalanan ini masih terus dilanjutkan menuntaskan sebuah komitmen yang telah di buat.sore itu setelah saya berpamitan dengan bapak,mamak,mbak pita dan bang eko saya diantar bang dhan menuju narmada dimana daerah yang paling cocok mencari tumpangan menuju lombok timur di daerah pelabuhan  khayangan dan yang searah.saya di antar menuju daerah narmada jalur menuju lombok timur dan saya di antar menuju minimarket terdekat untuk beristirahat sembari mencari tumpangan.berbekal air mineral saya memantapkan diri untuk berjalan mencari tempat yang stategis dimana saya bisa mendapatkan tumpangan.tak jauh berjalan kurang lebih 100 meter saya mendapati tikungan tajam yang tertutup pohon besar bersebelahan dengan minimarket 24 jam dan menjadi lokasi strategis untuk menunggu tumpangan.dari menit berubah menjadi jam saya tak kunjung jua mendapat tumpangan sampai akhirnya setelah penantian kurang lebih 2 jam saya mendapatkan tumpangan dengam sedikit ragu pada mulanya.kenapa?karena pada mulanya ada satu mobil ekspedisi tak sengaja singgah di minimarket untuk membeli sesuatu.setelah sang sopit keluar saya memberanikan diri bertanya kemana tujuan mobil tersebut dan mencoba mengajukan permintaan menumpang ke arah lombok timur.dengan perasaan was was karena sang sopir berbadan besar hitam legam dan paras yang gahar dan memakai baju singlet membuat saya sedikit ada keraguan untuk berhasil menumpang.tetapi semua keraguan yang ada dikepala langsung sirna setelah jawaban sang supir mengiyakan permintaan saya dan menyuruh saya segera naik ke mobil.dengan segera seluruh barang bawaan saya naikan ke mobil.sesudah saya masuk mobil dan kami berkenalan ternyata si abang supir bernama freddy.orang yang sangat ramah terbalik dengan cara dia berpenampilan.saya langsung memulai pembicaraan dengan bertanya kemana mobil ini.ternyata bang freddy adalah orang flores tepatnya orang bajawa dan sekarang tinggal dibima bekerja sebagai supir mobil ekspedisi lombok-bima.disepanjang jalan ia menceritakan tanah kelahiranya di bajawa dan bagaimana kehidupan warga bajawa serta sejarahnya.begitu mengundang rasa penasaran dengan cerita bang feddy sehingga kami sampai di pelabuhan khayangan lombok.mobil segera masuk dalam kapal ferry setelah itu kami naik menuju deck penumpang dan saya membeli 2 cangkir kopi ya mungkin sebagai ucapan terima kasih.2 jam kami menyebrang dan akhirnya sampai juga di pelabuhan pototano dan keluar dengan menancap gas menuju taliwang segera mungkin karena bang freddy tidak ingin mengantar barang telat.sampai ditaliwang kami menurunkan 2 karung barang pesanan di sebuah toko baju.setelah serah terima barang kami lanjut menuju sumbawa besar untuk mengantar barang yang lainya.diperjalanan saya tiba tiba tertidur karena malam semakin larut dan musik pengiring lagu daerah bajawa yang membuat mata ini enggan lagi untuk tetap terjaga.tak terasa waktu cepat berlalu kami sudah sampai di sumbawa untuk menurunkan kembali barang barang pesanan.kali 3 dus obat yang cukup berat kami turunkan.kami sempat putus asa karena kami mengetuk pintu dan memberi salam kepada pemilik rumah tetapi tidak ada tanggapan sedikitpun.bang freddy takut lama menunggu untuk penerimaan barang karena waktu semakin sedikit untuk sampai tepat waktu di bima.30 menit akhirnya ada suara bunyi pintu dari dalam dan pemilik rumah segera menerima.perjalanan menuju kota selanjutnya yaitu dompu.mentari menyambut perjalanan kami di antara lembah lembah di desa sebelum dompu.sinar matahari mulai naik dan mega mulai nampak tergores di langit yang begitu curah pagi itu.tepat jam 7 pagi kami tiba di dompu menuju kekantor untuk menurunkan paket 3 sepeda motor dan serah terima.kami sempat terbengkalai menunggu selama 1 jam karena petugas kantor tak kunjung juga datang.saya dan bang freddy membeli kopi sambil berharap kedatangan petugas.yang ditunggu telah tiba,dengan raut muka kesal bang freddy menyerahkan surat tanda penerimaan barang kiriman lalu mengajak saya ke bima karena waktu sudah banyak terbuang karena menunggu.dari dompu ke bima kurang lebih 1 jam perjalanan.pagi itu saya disuguhkan penandangan yang sangat indah mulai dari tempat petani  dan tempat pembuatan garam di sepanjang jalan sampai kami sempat singgah di daerah panda.disana adalah arena tempat balap pacuan kuda.nampak beberapa penunggang kecil sedang berlatih dengan kuda sumba yang gagah perkasa.sudah cukup puas melihat kami melanjutkan kembali menuju kota bima.sepanjang jalan yang saya temui hanya pantai yang tidak mempunyai pasir di bibir pantai dan cuaca begitu panas.sampai masuk kota saya melihat susunan kota yang masih sanhat sederhana dan tingkat kepadatan penduduknya masih sedikit sampai akhirnya saya di antar menuju tepat di depan kantor pos.

image

Di jalur itu saya bisa mencari tumpangan kembali yang menuju pelabuhan sape karena bang feddy tidak bisa mengantar saya ke pelabuhan sebab masih banyak barang bawaan yang harus di antar ke tempat tujuan.di kantor pos akhir nya saya berpisah dan mengucapkan terima kasih sudah di beri kesempatan menumpang dari lombok ke bima dengan gratis ditambah saya  sempat diberi makanan gratis dan sedikit uang untuk bekal perjalanan saya.lalu pertemuan saya dengan bang firna yang secara tidak sengaja dan sempat diajak berkeliling di bima lalu di antat menuju pelabuhan sape akan saya muat dalam tulisan berikutnya dalam perjalanan labuan bajo tanpa arah.
Mungkin beberapa kejadian perjalanan hitchiking pada malam hari yang pernah saya alami bisa menjadi sedikit gambaran atau bisa dijadikan pelajaran untuk sebisa mungkin dihindari.alangkah baiknya bertahan dulu di suatu tempat hingga pagi menjelang lalu melanjutkan lagi perjalanan.karena saya mendapat beberapa kali keberuntungan jadi terhindarkan dari sesuatu yang bisa merugikan saya atau siapapun yang melakukan perjalanan malam.

No Comments

Leave a Reply